Jumat, 26 Agustus 2011

Sawah, padi dan rumput liar


Ini seandainya saya iibaratkan hubungan itu seperti suatu ekosistem sawah, maka cinta adalah padi dan nafsu adalah sebagai gulma berupa rumput liar. Nah…, ketika seseorang menanam padi (cinta) di sawah (hubungan) maka secara otomatis akan tumbuh juga rumput liar (nafsu),  iya to kan gulma itu nggak usah ditanam juga muncul sendiri secara suksesi..
Kalau orang itu sudah mengetahui dan memahami apa itu padi (apa itu cinta), maka dia akan segera memangkas rumput liar itu (nafsu) sebagai pengganggu padi yang tumbuh di sawahnya (hubungan). Ketika tiba masa panen, orang ini akan menuai hasil sawahnya (hubungan) yang ditanami padi (cinta) itu tadi berupa buah padi (kebahagiaan). Lain dengan orang-orang yang terkecoh yang menyangka rumput liar (nafsu) sebagai padi (cinta). Mereka akan memelihara rumput liar (nafsu) dan tanaman padinya (cinta) akan mati. Pada saat panen, tentu yang mereka dapat hanyalah sekarung rumput liar (nafsu) yang tidak enak dimakan (kekecewaan)… Hahahaha makan tu rumput ...
Dan semestinya refleksilah dalam hidup yo… Goodluck!!!


0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda